Sumenep, blok-a.com – Petani padi khusunya di Desa Meddelan, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, harus mengelus dada. Pasalnya, usai musim panen, harga beras justru turun.
Salah satu petani di Desa Meddelan, Tohari, mengatakan harga beras saat ini turun dibandingkan bulan Februari lalu.
Harga beras yang biasanya tembus Rp1.500.000 per kuintal, saat ini turun sekitar Rp970.000. Hal itu tentu saja membuat dirinya geram.
“Bagaimana tidak geram toh. Waktu saya kehabisan stok untuk makan harga beras melambung tinggi. Dan sekarang ketika saya mau jual beras harganya malah turun,” katanya.
Menurutnya, hal seperti ini sudah dirasakan hampir setiap tahun. Ketika petani membutuhkan beras maka harga beras melambung tinggi. Namun jika petani hendak jual beras maka harga beras sudah pasti turun.
“Iya betul, saya amati persoalan ini berkelanjutan dan bertahun-tahun. Bukan hanya tahun ini saja,” jelasnya.
Tohari berharap agar pemerintah setempat khusunya dinas terkait dapat menstabilkan harga beras di pasaran.
Sehingga bisa menjadi acuan terhadap para petani. Jika petani hendak menjual beras dengan harga Rp970.000 per kuintal, maka ke depan petani harus bisa membeli beras seimbang dengan harga tersebut.
“Jadi dalam hal ini tidak ada yang dirugikan mas. Boleh-boleh saja kita membeli beras dengan harga yang sangat tinggi. Tapi ketika petani mau jual beras harus juga tinggi juga harganya,” paparnya.
Sementara itu Kepala Bidang perdagangan Diskoperindag Sumenep, Idam mengatakan turunnya harga beras saat ini karena faktor stok dipasaran menumpuk.
Jadi, usai panen raya khususnya di Kabupaten Sumenep memang sudah biasa terjadi penurunan harga beras.
“Itu sudah hukum ekonomi mas ya. Sekarang stok dipasaran memang banyak jadi wajarlah kalau harga beras menurun,” jelasnya.
Menurutnya, kedepan harga beras bakal diupayakan untuk stabil. Agar sistem perekonomian di pasaran berjalan dengan lancar dan para petani tidak merasa dirugikan.
“Iya mas, ke depan nanti kita bakal upayakan bagaiman caranya agar harga beras itu stabil mas,” paparnya. (ram/lio)
