Mojokerto, blok-a.com – Dalam upaya mendukung industri perfilman Indonesia, media Kabar Terdepan berkolaborasi dengan Tirto Agung Motor Group menggelar acara nonton bareng (nobar) film “Kaka Boss” di CGV Sunrise Mall, Kota Mojokerto, Kamis (19/9/2024).
Acara nobar ini dihadiri oleh sekitar 124 penonton, termasuk karyawan, konsumen, hingga awak media.
Film “Kaka Boss”, yang diproduksi oleh rumah produksi Imajinari dan diproduseri oleh Ernest Prakasa serta Dipa Andika, sukses menarik perhatian para penonton dengan alur ceritanya yang memadukan drama dan komedi.
Suasana bioskop dipenuhi oleh gelak tawa dan haru, memperlihatkan betapa besar antusiasme penonton terhadap film tersebut.
Direktur Kabar Terdepan, Andy Yuwono, menyampaikan bahwa perusahaannya memiliki komitmen kuat untuk mendukung karya sineas lokal.
“Kami selalu berupaya untuk mendukung film-film karya sineas lokal, salah satunya seperti film ‘Kaka Boss’ ini,” ujar Andy.
Lebih lanjut, Andy menambahkan bahwa film ini berhasil menyentuh banyak aspek kehidupan melalui kisah seorang ayah dari wilayah timur Indonesia yang berjuang demi membahagiakan putrinya.
Menurutnya, film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan kuat tentang hubungan keluarga dan pengorbanan.
Sementara itu, CEO Tirto Agung Motor Group, Ivan Setiawan Moher, yang turut hadir dalam acara nobar, menekankan pentingnya pesan moral yang terkandung dalam film tersebut.
“Film ini menggambarkan bagaimana seorang ayah akan melakukan apa saja demi membahagiakan anaknya, termasuk mencoba sesuatu yang baru seperti menjadi penyanyi meskipun tidak memiliki bakat,” jelas Ivan kepada blok-a.com.
Ivan juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan semua pihak yang telah memungkinkan terselenggaranya acara ini.
“Meskipun acara ini diselenggarakan secara spontan, kami berharap dapat menjalin keakraban di antara karyawan, konsumen, dan media. Semoga acara ini memberikan hiburan dan turut mendukung perkembangan perfilman lokal,” tambahnya.
Acara nobar ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara media, korporasi, dan industri kreatif dapat menjadi dorongan signifikan bagi perkembangan perfilman Indonesia.
Dengan semakin banyaknya film karya anak bangsa, industri kreatif khususnya perfilman diharapkan akan terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.(sya/lio)
