Jadwal Terbaru Haul Habib Abubakar Assegaf, Dikenal Ulama Berkaromah di Gresik

Ratus ribuan pengunjung yang berziarah di Haul Habib Abubakar Assegaf di masjid jamik Gresik setiap tahunnya.(blok-a.com/ivan)
Ratus ribuan pengunjung yang berziarah di Haul Habib Abubakar Assegaf di masjid jamik Gresik setiap tahunnya.(blok-a.com/ivan)

Gresik, blok-a.com – Jadwal terbaru Haul Al-Qutb Habib Abubakar Assegaf Gresik akan dilaksanakan 16 – 17 Dzulhijjah atau 23 – 24 Juni 2024.

Setidaknya ada 3 rangkaian utama kegiatan Haul Al-Qutb Habib Abubakar Assegaf Gresik di antaranya:

  1. Rouhah dan Khotm’ihya yang akan dilaksanakan pada Minggu 23 Juni 2024 pukul; 16.00 WIB atau selepas Ba’da’ solat Ashar. Tempat: Kediaman Al Habib Abu Bakar bin Muhammad Umar Assegaf.
  2. Maulid, rencananya acara ini akan berlangsung Senin 24 Juni 2024 Pukul 04.30 WIB atau Ba’da Subuh. Tempat: Kediaman Habib Syech bin Abu Bakar Assegaf.
  3. Pumcak acara Haul, akan berlangsung pada Senin 24 Juni 2024 pukul 09.00 WIB pagi hari di Masjid Jami’ Gresik.

Setiap peringatan haul Habib Abu Bakar Assegaf selalu dipadati ratusan ribu peziarah di Alun-Alun Gresik dan Masjid Jami Gresik.

Ratus ribuan pengunjung yang berziarah di Haul Habib Abubakar Assegaf di masjid jamik Gresik setiap tahunnya.(blok-a.com/ivan)

Berikut silsilah sosok Habib Abu Bakar Assegaf yang disebut sebagai keturunan Nabi Muhammad SAW:

Nabi Muhammad SAW
Sayidatuna Fathimah Az-Zahra Istri Sahabat Ali bin Abi Thalib r.a.
Al-Imam As-Syahid Syababul Jannah Sayyidina Husein
Al-Imam Ali Zainal Abidin
Al-Imam Muhammad Al-Baqir
Al-Imam Ja’far As-Shodiq
Al-Imam Ali Al-Uraydhi
Al- Imam Muhammad An-Naqib
Al-Imam Isa Ar-Rumi

Al-Imam Muhajir Ahmad
As-Sayyid Ubaidillah Shohibul Aradh
As-Sayyid Alwi Shohib Saml
As-Sayyid Muhammad Shohib As-Shouma’ah
As-Sayyid Alwi
As-Sayyid Khali’ Qatsam
As-Sayyid Muhammad Shohib Mirbath
As-Sayyid Ali

As-Sayyid Muhammad Al-Faqih Al-Muqaddam
As-Sayyid Alwi Al-Ghuyur
As-Sayyid Ali Shohibud Dark
As-Sayyid Muhammad Maula Ad-Dawilah
As-Sayyid Abdurrahman As-Seggaf
As-Sayyid Ali

As-Sayyid Muhammad
As-Sayyid Abdurrahman
As-Sayyid Umar As-Shafi
As-Sayyid Toha
As-Sayyid Umar
As-Sayyid Toha
As-Sayyid Umar

As-Sayyid Muhammad
As-Sayyid Segaf
Al-Imam Wadi Al-Ahqaf Umar
As-Sayyid Abu Bakar
As-Sayyid Umar
As-Sayyid Muhammad
As-Sayyid Abu Bakar

Habib Muhammad Assegaf, salah satu warga yang mewarisi keturunan menjelaskan, Habib Abu Bakar Assegaf merupakan pimpinan para wali di dunia pada masa itu.

Sehingga, Habib Abu Bakar mendapat julukan Al Qutb atau pimpinan para wali.

“Beliau orang yang salih, alim, walim bahkan pimpinan wali sedunia. Bukan se-Indonesia lagi, ini di dunia,” jelas Habib Muhammad.

Para wali itu, lanjut Habib Muhammad, memiliki struktur organisasi. Ia mengibaratkan struktur tersebut memiliki wakil, menteri, hingga kepala daerah.

Semasa hidupnya, Habib Abu Bakar Assegaf merupakan pemimpin wali sedunia.

“Jadi kewalian itu ada Al Qutb, Al-‘Ibad, Az-Zuhad, Al-Afrad dan ada banyak lagi. Ibaratnya, Habib Abu Bakar ini presidennya para wali se-dunia pada masa itu,” ungkap pemimpin Pondok Pesantren Ar Roudloh ini.

Selain berkedalaman ilmu, sebagai wali Allah, Habib Abu Bakar juga dikenal memiliki karamah. Salah satu di antaranya masyhur dikisahkan, suatu hari ada tetangga Habib Abu Bakar sedang berangkat menunaikan ibadah haji.

Saat itu, jemaah haji masih naik kapal laut milik Belanda. tetangga tadi memohon didoakan Habib Abu Bakar agar ibadah haji selamat dan lancar.

Dalam perjalanan, terjadi cuaca buruk. Terjadi badai dan ombak besar. Kapal yang ditumpangi tetangga tadi dan rombongan lain terombang-ambing di tengah lautan.

Nakhoda belanda itupun lantas meminta semua penumpang berdoa. Tetangga tadi pun berdoa dan bertawasul kepada Habib Abu Bakar agar Allah SWT memberikan keselamatan.

Tiba-tiba, Habib Abu Bakar muncul. Beliau berpakaian lengkap layaknya sedang berada di majelis pengajian. Lantas, Habib Abu Bakar mengusap lambung kapal. Seketika, ombak besar langsung berhenti.

Sepulang dari ibadah haji, tetangga itu langsung menemui Habib Abu Bakar ke rumahnya. Berterima kasih atas kejadian itu.

Namun, Sang Habib malah menyuruh tetangganya untuk pulang seraya berkata “Diam jangan diberi tahu orang lain, kalau saya sudah wafat baru boleh kamu beri tahu orang lain”.(ivn/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?