Sidoarjo, Blok-a.com – Seiring dengan kemajuan zaman, kuliner di Sidoarjo berkembang pesat. Namun, ada beberapa makanan legendaris yang tetap mempertahankan popularitas dan rasa autentiknya selama bertahun-tahun.
Makanan-makanan ini bukan sekadar pengisi perut, tetapi membawa kenangan dan cerita yang melekat pada warga Sidoarjo maupun wisatawan.
Berikut lima rekomendasi makanan legendaris di Sidoarjo yang selalu menjadi primadona dan tetap relevan hingga kini:
1. Rawon Gajah Mada

Warung rawon yang satu ini dikenal dengan ciri khas potongan daging yang empuk dan berukuran cukup besar, dengan kuah yang kaya rasa dan meresap sempurna. Di Rawon Gajah Mada, cita rasa rawon yang khas dan nikmat semakin sempurna jika Anda menambahkan pelengkap seperti tempe, sambal tauge, dan telur asin.
Rawon Gajah Mada berlokasi di Jalan Gajah Mada, Pekauman, Sidoarjo. Untuk mencicipi hidangan ini, Anda perlu datang pada malam hari, karena warung ini baru mulai beroperasi pukul 21.30 hingga dini hari.
2. Lontong Kupang Pak Misari

Kupang adalah jenis kerang atau tiram berukuran jauh lebih kecil dibandingkan kerang atau tiram pada umumnya. Kupang banyak ditemukan di kawasan pesisir dengan pantai berlumpur. Lontong Kupang biasanya terdiri dari kupang, lontong, kremesan, dan kuah yang dicampur dengan petis serta bawang goreng.
Setiap daerah memiliki variasi lontong khasnya, dan salah satu yang populer di Sidoarjo adalah Lontong Kupang. Hidangan khas pesisir Jawa Timur ini paling terkenal dalam versi Lontong Kupang Pak Misari.
Lontong Kupang Pak Misari dapat Anda temukan di Jalan Mojopahit, Kapasan, Sidokare, Sidoarjo. Warung ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00
3. Depot Langgeng

Warung makan ini menawarkan sop buntut khas Sidoarjo dengan cita rasa lezat, yang terasa semakin nikmat ketika dinikmati saat musim hujan karena kuahnya yang hangat. Namun, tempat ini tidak terlalu luas dan hanya mampu menampung sekitar 40 orang.
Sop buntut disajikan dengan kuah yang segar dan potongan daging yang empuk. Selain sop buntut, menu lainnya mencakup iga bakar, iga penyet, dan pepes yang tak kalah menggugah selera.
Warung ini berlokasi di Jalan KH. Mukmin No. 67, Sidokare, Sidoarjo, dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 20.30.
4. Ote-Ote Porong

Ote-ote Porong merupakan kuliner khas Sidoarjo yang di daerah lain dikenal dengan nama weci atau bakwan. Uniknya, Ote-ote Porong memiliki bahan tambahan berupa tiram asli. Selain tiram, adonannya juga dilengkapi dengan rumput laut dan petis, memberikan cita rasa khas.
Salah satu tempat terkenal untuk mencicipi hidangan ini adalah Warung Ote-ote Porong. Selain ote-ote, warung ini juga menyajikan menu lain seperti bagelen dan bakso goreng. Lokasi di Jalan Raya Porong No. 120, Mindi, Porong, Sidoarjo, jam Buka: 07.00 – 20.30
5. Mie Gajah Mada
Selain rawon, Jalan Gajah Mada di Sidoarjo juga dikenal dengan warung mie yang populer. Warung ini menawarkan beberapa pilihan favorit, seperti mie ayam biasa, mie ayam jamur, dan mie ayam bakso.
Bagi pecinta babat dan otot, tersedia varian mie ayam babat dan otot dengan harga yang ramah di kantong. Kuliner mie ayam di sini terkenal dengan harganya yang bersahabat, mulai dari 10 ribuan.
Lokasi: Jalan Gajah Mada, Gang Pandeaan I No. 1, Sidoarjo.
Jam Buka: 09.00 – 22.00.
Menjelajahi kuliner legendaris di Sidoarjo bukan hanya sekadar memenuhi kebutuhan perut, tetapi juga sebuah perjalanan menikmati kekayaan rasa yang sarat sejarah dan tradisi.
Jangan lupa untuk mampir dan rasakan sendiri kenikmatan yang tak terlupakan dari setiap hidangan yang disajikan.
Penulis: Nastiti Mutiara Lutfiah (Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura).







Media Sosial